Contoh Kesenjangan Ekonomi

Pengertian Kesenjangan Ekonomi

Kesenjangan ekonomi adalah suatu keadaan yang tidak seimbang dalam keadaan ekonominya. Kesenjangan ekonomi atau yang biasa dikenal dengan istilah kesenjangan pendapatan, kesenjangan kekayaan, dan jurang antar kekayaan dan kemiskinan, yang juga mengacu pada persebaran ukuran ekonomi di Antara individu dalam suatu kelompok, baik kelompok dalam populasi, maupun kelompok antar Negara.

Ada juga yang mengartikannya sebagai perbedaan ekonomi yang sangat jauh. Seperti contohnya di kota ekonomi tercukupi sedangkan di desa ekonomi kekurangan. Itu juga dapat disebut dengan kesenjangan ekonomi. Di Indonesia, kesenjangan ekonomi penduduknya sangat memprihatinkan.

Contoh Kesenjangan Ekonomi
Contoh Kesenjangan Ekonomi

Khususnya di lingkungan perkotaan. Kesenjangan ekonominya sangat terlihat jelas dari masyarakatnya yang kaya semakin kaya dan yang miskin semakin miskin. Hal ini dianggap sangat bertolak belakang dengan pancasila, yaitu sila ke 5 yang berbunyi “Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia”.

Pada kenyataannya, kesenjangan membuat dampak yang tidak adil bagi masyarakat Indonesia. Seperti yang kita tahu, Indonesia adalah Negara dengan jumlah penduduk yang sangat banyak dan menempati posisi ke 4 di dunia dengan penduduk terpadat.

Maka sangat sulit juga untuk mengatur kesenjangan ekonomi setiap penduduknya. Tingkat kemiskinan di Indonesia masih mencapai angka 11,8% dari seluruh total penduduknya yaitu 230 juta jiwa penduduk.

Contoh Kesenjangan Ekonomi di Indonesia

Contoh kesenjangan ekonomi di Indonesia. Berdasarkan kategori penduduk yang berpendapatan 7000 rupiah per hari. Ada pertanyaan, apakah sekarang uang sejumlah itu dapat hidup dengan layak setiap harinya? Seperti contoh seorang guru yang gajinya hanya 9000 per hari. Lalu ia mempunya 8 orang anak.

Tentu saja setiap anaknya membutuhkan pendidikan dan pasti ingin memberi anaknya pendidikan setinggi mungkin. Namun sekarang 4 orang anaknya sudah sukses bahkan menjadi sarjana. Lalu bagaimana cara supaya 4 anaknya yang lain juga bisa sekolah di universitas dengan pendapatan yang hanya 9000 rupiah.

Tentu anak-anaknya harus mencari beasiswa jika ingin kuliah setinggi-tingginya. Sedangkan yang kita tahu, kehidupan para selebriti yang ingin kemanapun pergi dengan kemewahannya. Itu sangatlah bertolak belakang mengenai kesenjangan ekonomi masyarakat Indonesia.

Related Posts