Apa itu Arachnida – Ciri-ciri dan peranan yang merugikan

Sebagian besar dari Anda mungkin belum mengetahui apa itu Arachnida serta pernanannya bagi kehidupan. Arachnida adalah anggota dari kelas Arthopoda. Arthopoda sendiri merupakan cabang atau filum yang paling besar dalam pembagian dunia hewan.

Arachnida berasal dari bahasa Yunani, arachne, yang memiliki arti laba-laba. Sebagian besar Arachnida merupakan hewan semacam kalajengking, laba-laba, tungau, dan kutu. Arachnida juga merupakan salah satu kelas dari subfilum Chelucerata, yaitu subfilum dari anggota hewan yang tak bertulang belakang.

Ciri-ciri Hewan Arachnida

Ciri-ciri dari hewan yang termasuk bagian dari Arachnida adalah sebagai berikut :

  1. Struktur tubuh yang terdiri dari Chepalothorak (kepala-dada) dan Abdomen (badan belakang).

Maksud dari Chepalothorak pada Arachnida sendiri adalah, bagian kepala dan dada hewan ini menyatu. Sedangkan maksud dari Abdomen adalah, hewan Arachnida memiliki bagian yang tidak bersegmen pada Abdomen nya sekaligus memiliki racun pada alat sengatnya.

  1. Memiliki 4 Pasang Kaki.
  2. Umumnya hewan Arachnida tinggal dan hidup di darat, namun ada juga yang hidup di dalam air.
  3. Memiliki jumlah mata yang sangat bervariasi, umumnya terdiri dari delapan mata sederhana.
  4. Bernafas dengan trakea atau paru-paru buku.
  5. Beberapa diantaranya tidak memiliki alat pernapasan khusus.
  6. Tidak memiliki sayap dan antena.
  7. Beberapa diantaranya memiliki mata ocellus (tunggal).
  8. Memiliki alat ekskresi yang berupa pembuluh malphighi.
  9. Sistem saraf nya terdiri dari ganglion dan simpul saraf.

Hewan yang termasuk bagian Arachnida juga memiliki peranan bagi kehidupan. Sebagian besar peranan Arachnida memiliki sisi yang negatif dari pada positif. Sisi baik peranan Arachnida adalah sebagai pengendali populasi serangga, terutama serangga hama. Sedangkan peranan merugikan yang diberikan Arachnida adalah sebagai berikut :

1. Caplak

Caplak merupakan hewan yang termasuk Arachnida yang dapat menyebabkan gatal atau kudis pada manusia.

2. Psoroptes Equi

Psoroptes equi yang juga termasuk hewan Arachnida dapat menyebabkan kudis pada hewan ternak.

3. Ododectes Cynotis

Ododectes cynotis, yaitu tungau Arachnida yang dapat menyebabkan kudis pada telinga, dan umumnya menyerang anjing dan kucing.

Related Posts