Perbedaan Respirasi Internal dan Eksternal

Ini telah menjadi kesalahan umum bahwa orang-orang lebih sering percaya bahwa respirasi hanya mengambil oksigen dalam dan membiarkan karbon dioksida keluar dari tubuh.  Namun, ada lebih banyak langkah dan proses yang terlibat dalam respirasi. Respirasi terutama memiliki dua proses yang dikenal sebagai eksternal dan internal; dengan kata lain, pernapasan dan respirasi sebenarnya masing-masing berbeda.

Namun keduanya ini saling terkait, dengan proses fisiologis yang berbeda. Pernapasan terjadi yang pertama, dan respirasi berlangsung berikutnya. Tempat di mana dua proses ini berlangsung berbeda serta jalur respirasi internal dan eksternal yang jauh berbeda. Oleh karena itu, akan menarik untuk membahas perbedaan secara rinci tentang kedua proses tersebut.

Respirasi internal

Respirasi internal adalah proses memecah makanan dengan adanya oksigen di tingkat sel untuk menghasilkan energi. Respirasi internal merupakan proses aktif, karena membutuhkan energi. Menggunakan oksigen untuk menghasilkan energi dan menghasilkan karbon dioksida dan air sebagai produk limbah.

Respirasi internal adalah proses metabolisme yang terjadi dalam sel, di mana glukosa dari makanan bereaksi dengan oksigen dari pernapasan untuk menghasilkan energi biokimia dalam bentuk Adenosin trifosfat, disingkat ATP.

Energi ini sangat berguna untuk melakukan semua proses biologis kecuali berpikir atau bermimpi. Selain glukosa, asam amino dan asam lemak juga sering digunakan nutrisi untuk respirasi dengan oksigen seluler.

Air, amonia, dan karbon dioksida adalah produk limbah respirasi internal. Sebagian besar air dan karbon dioksida bergerak keluar dari tubuh melalui pernapasan, sedangkan amonia dikeluarkan bersama urin. Respirasi merupakan proses tanpa sadar, yang hewan tidak bisa mengendalikan. Namun, respirasi internal yang bisa berupa aerobik atau anaerobik. Respirasi aerobik melibatkan oksigen dalam proses, sedangkan tidak ada oksigen yang terlibat dalam proses anaerobik.

Respirasi eksternal

Respirasi eksternal adalah proses mengambil oksigen ke dalam dan mengeluarkan karbon dioksida dari tubuh. Respirasi eksternal sangat penting bagi kehidupan karena pasokan oksigen untuk mengekstrak energi dari makanan melalui respirasi internal maupun seluler. Selain itu, ia bisa menghilangkan karbon dioksida, yang merupakan produk limbah respirasi. Selain itu, respirasi eksternal menghilangkan kelebihan air dari tubuh melalui pernafasan.

Respirasi eksternal adalah proses fisik yang terdiri dari inhalasi, pernafasan, dan relaksasi. Inhalasi adalah proses aktif sementara pernafasan pasif. Respirasi eksternal melibatkan dua tahap yang dikenal sebagai ventilasi dan pertukaran gas. Ventilasi adalah pergerakan udara masuk dan keluar dari paru-paru. Pertukaran gas terjadi di alveoli paru-paru. Dua hal terjadi selama pertukaran gas; oksigen masuk ke dalam darah dan karbon dioksida berdifusi keluar ke paru-paru.

Respirasi eksternal adalah tindakan sadar, yang hewan dapat mengontrolnya. Namun, hewan tidak selalu sadar bernapas, tetapi bisa merupakan proses tak sadar yang terjadi saat sistem saraf pusat di batang otak secara otomatis mengatur respirasi eksternal.

Respirasi Internal dan Eksternal
Respirasi Internal dan Eksternal

Apa perbedaan antara Respirasi Internal dan Eksternal?

  1. respirasi eksternal adalah proses mekanis, tetapi respirasi internal adalah proses kimia.
  2. respirasi eksternal terutama terjadi pertukaran sebagian besar gas masuk dan keluar dari tubuh, sementara respirasi internal proses pemecahan nutrisi dengan oksigen untuk menghasilkan energi.
  3. respirasi eksternal terjadi antara tubuh dan lingkungan eksternal sedangkan respirasi internal yang terjadi di tingkat sel.
  4. respirasi eksternal melibatkan proses aktif dan pasif, tetapi respirasi internal hanya proses aktif.
  5. respirasi eksternal baik sadar dan tidak sadar, sedangkan respirasi internal selalu proses tidak disengaja.
  6. respirasi internal menghasilkan energi dan produk-produk limbah, tapi tidak ada kecuali pertukaran gas dan suara yang diproduksi dalam respirasi eksternal.

Related Posts

This Post Has One Comment

Comments are closed.