Klasifikasi iklim menurut Junghuhn

Iklim adalah suatu keadaan umum kondisi cuaca yang meliputi daerah yang luas. Iklim merupakan kelanjutan dari hasil pencatatan keadaan cuaca dari hari ke hari dalam waktu yang lama, biasanya dalam waktu 26 tahun. Setiap wilayah pada permukaan bumi berbeda karakter dengan wilayah lainnya.

Lokasi berdasar garis lintang, fisiografi, lingkungan, atau kondisi atmosfernya berbeda memunculkan tipe iklim berlainan antar daerah pada permukaan bumi.

Klasifikasi iklim menurut Junghuhn berdasarkan pada ketinggian suatu tempat dan jenis tumbuhan yang cocok tumbuh di suatu daerah. Junghuhn mengklasifikasikan daerah iklim di pulau jawa secara vertikal sesuai dengan kehidupan tumbuh-tumbuhan yaitu sebagai berikut.

1. Daerah panas atau tropik, tinggi tempat:0-600 m diatas permukaan laut. Suhu : 26,3oc-22oC. tanaman: padi,jagungtebu,karet,dan kelapa.
2. Daerah sedang, tinggi tempat: 600m-1.500 m di atas permukaan laut. Suho: 22o c-17,1oC. tanaman: tembakau,the,kopi,cokelat,kina,dan sayur-sayuran.

3. Daerah sejuk, tinggi tempat: 1.500 m-2.500 m di atas permukaan laut. Suhu: 17,1oC-11,1oC. Tanaman: pinus dan cemara.
4. Daerah dingin, tinggi tempat: lebih dari 2.500 m di atas permukaan laut. Suhu: 11,1oC-6oC. Tanaman: tidak ada tanaman budi daya.

Klasifikasi iklim Menurut Schmindt dan Ferguson

Schmindt dan Ferguson mengklasifikasikan iklim dengan berdasarkan pada jumlah curah hujan setiap bulan dalam satu tahun yang dikenal sebagai rasio bulan basah dan bulan kering. Tujuan dari klasifikasi Schmindt dan Ferguson adalah untuk memperoleh gambaran perbesaran curah hujan sehubungan dengan ysaha pertanian.

Dikatakan bulan kering dan bulan basah apabila mempumyai tingkat curah hujan sebagai berikut

  1. Bulan kering: curah hujan sebulan kurang dari 60 mm.
  2. Bulan lembab: curah hujan sebulan antara 60-100 mm.
  3. Bulan basah: cyrah hujan sebulan lebih dari 100 mm.

Kemudian, nilai Q yaitu:

Q = (jumlah rata-rata bulan kering/jumlah rata-rata bulan basah) x 100%

Berikut klasifikasi iklim Schmidt dan ferguson.

No Tipe iklim Nilai Q Sifat vegetasi
1 A 0% – 14,3% Sangat basah Hutan hujan tropis
2 B 14,3% – 33,3% Basah Hutan hujan tropis
3 C 33,3% – 60% Agak basah Hutan rimba
4 D 60% – 100% Sedang Hutan musim
5 E 100% – 167% Agak kering Sabana
6 F 167% – 300 % Kering Sabana
7 G 300% – 700% Sangat kering Padang ilalang
8 H 700% atau lebih Ekstrem kering Padang ilalang

 

 

Related Posts

This Post Has 2 Comments

  1. bagian atas bagus lengkapnya
    tapi kalau ada angka angkanya jadi membingungkan karena tidak dijelaskan.lebih baik pengertian ajjah dan contoh.igu yang dicari.

Comments are closed.