Lapisan-lapisan Atmosfer Bumi

Atmosfer terdiri dari lapisan gas yang mengelilingi planet Bumi. Hal ini terdiri dari nitrogen 78,08%, 29,95% oksigen, 0,38% karbon dioksida dan 0,93% argon. Atmosfer juga mengandung jumlah yang sangat kecil gas lain juga sekitar 1% uap air.

Atmosfer lebih tebal pada radius terdalam di sekitar Bumi dan berjalan menjadi tipis menuju luar angkasa. Atmosfer bumi terdiri dari lapisan, yang masing-masing ditandai dengan unsur jenis tertentu. Proporsi berbagai gas dan suhu mereka berbeda-beda di berbagai lapisan.

Atmosfer bumi dibagi menjadi lima lapisan, yaitu troposfer, stratosfer, mesosfer, termosfer dan ionosfer. Troposfer adalah lapisan pertama di atas permukaan bumi dan mengandung sekitar setengah dari atmosfer bumi.

Stratosfer, lapisan stabil yang datang berikutnya dan diikuti oleh rumah meteor mesosfer dan fragmen batuan. Lapisan keempat adalah termosfer, yang terletak di atas lapisan terakhir dari atmosfer yang dikenal sebagai ionosfer. Ini adalah lapisan sangat tipis yang berlimpah luar angkasa melalui eksosfer. Mari kita lihat masing-masing lapisan atmosfer secara rinci.

Troposfer

Ini dimulai dari permukaan bumi dan membentang pada sekitar 7 km di kutub dan 17 km di khatulistiwa. Pemanasan yang disebabkan oleh energi surya mengurangi kepadatan udara menyebabkan udara naik. Dalam proses menentang udara di sekitarnya, udara di lapisan ini mengeluarkan energi, menghasilkan penurunan suhu.

Penurunan suhu menyebabkan kandungan uap udara untuk berkondensasi, mengakibatkan peningkatan dalam massa udara. Konsep cuaca terjadi pada lapisan ini dan udara yang kita hirup sangat dari ini lapisan. Dengan demikian lapisan ini mengandung sekitar 80% dari total massa atmosfer.

Lapisan ini merupakan lapisan yang paling bawah, berada antara permukaan bumi sampai pada ketinggian 8 km pada posisi kutub dan 18 – 19 km pada daerah ekuator. Lapisan ini dianggap sebagai bagian atmosfer yang paling penting, karena berhubungan langsung dengan permukaan bumi yang merupakan habitat dari berbagai jenis mahluk hidup termasuk manusia, serta karena sebagain besar dinamika iklim berlangsung pada lapisan troposfer.

Lapisan Atmosfer Bumi
Lapisan Atmosfer Bumi

a. Lapisan troposfer merupakan lapisan terbawah dari atmosfer, terdapat pada ketinggian antara 0-8 km di daerah kutub, dan antara 0-16 km di daerah ekuator atau khatulistiwa.

b. Kandungan unsurnya di dominasi oleh unsure nitrogen dan oksigen.

c. Merupakan satu-satunya lapisan atmosfer yang mengandung air (cair, uap, dan es), sehingga di lapisan ini berlangsung evaporasi dan kondensasi.

d. Terjadinya pembentukan dan perubahan cuaca, seperti angin, awan, presipitasi, badai, kilat, dan Guntur.

e. Suhu udara pada lapisan ini turun dengan bertambahnya ketinggian, yaitu setiap naik 100 m suhu turun sebesar 0,65oC (di sebut lapse rate).

f. Batas antara troposfer dan lapisan di atasnya disebut tropopause.

Troposfer terbagi lagi ke dalam empat lapisan

1. Lapisan Udara Dasar

Tebal lapisan udara ini adalah 1 – 2 meter di atas permukaan bumi. Keadaan di dalam lapisan udara ini tergantung dari keadaan fisik muka bumi, dari jenis tanaman, ketinggian dari permukaan laut dan lainnya. Keadaan udara dalam lapisan inilah yang disebut sebagai iklim mikro, yang memperngaruhi kehidupan tanaman dan juga jasad hidup di dalam tanah.

2. Lapisan Udara Bawah

Lapisan udara ini dinamakan juga lapisan-batasan planiter (planetaire grenslag, planetary   boundary layer). Tebal lapisan ini 1 – 2 km. Di sini berlangsung berbagai perubahan suhu udara dan juga menentukan iklim.

3. Lapisan Udara Adveksi (Gerakan Mendatar)

Lapisan ini disebut juga lapisan udara konveksi atau lapisan awan, yang tebalnya 2 – 8 km. Di dalam lapisan udara ini gerakan mendatar lebih besar daripada gerakan tegak. Hawa panas dan dingin yang beradu di sini mengakibatkan kondisi suhu yang berubah-ubah.

4. Lapisan Udara Tropopouse

Merupakan lapisan transisi antara lapisan troposfer dan stratosfer terletak antara 8 – 12 km di atas permukaan laut (dpl). Pada lapisan ini terdapat derajat panas yang paling rendah, yakni antara – 46 oC sampai – 80 oC pada musim panas dan antara – 57 oC sampai – 83 oC pada musim dingin. Suhu yang sangat rendah pada tropopouse inilah yang menyebabkan uap air tidak dapat menembus ke lapisan atmosfer yang lebih tinggi, karena uap air segera mengalami kondensasi sebelum mancapai tropopouse dan kemudian jatuh kembali ke bumi dalam bentuk cair (hujan) dan padat (salju, hujan es).

Stratosphere

Kata Latin, ‘stratus’ yang berarti ‘menyebar’ telah melahirkan kata, ‘stratosfer’. Ini membentang hingga sekitar 50 km. Ini adalah lapisan atmosfer yang mengandung lapisan ozon. Lapisan ozon terletak antara 15 sampai 35 km di atas permukaan Bumi. Lapisan ozon mengandung jumlah tinggi gas ozon. Lapisan ini menyerap radiasi ultraviolet dari matahari, yang akan dinyatakan terbukti berbahaya bagi kehidupan di Bumi. Juga, sebagian besar pesawat jet terbang melalui stratosfer.

a. Stratosfer mempunyai dua lapisan molekul-molekul gas tipis yang tidak terdapat pada troposfer.
b. Lapisan bawah mengandung bahan sulfat yang mempengaruhi terjadinya hujan.
c. Stratosfer adalah lapisan inversi, yaitu semakin tinggi dari permukaan bumi, suhu udara akan meningkat. Kenaikan suhu ini disebabkan oleh lapisan ozon yang menyerap radiasi ultraviolet dari matahari.
d. Suhu di lapisan stratosfer paling bawah relative stabil dan sangat dingin.
e. Tidak ada pola cuaca yang signifikan yang terjadi pada lapisan ini.
f. Merupakan satu-satunya lapisan yang mengandung gas ozon. Volume gas ozon ini relatif kecil, tetapi berperan besar untuk melindungi bumi dari radiasi ultraviolet yang berlebihan. Radiasi ultraviolet yang tinggi berbahaya bagi makhluk hidup, misalnya dapat menyebabkan kanker kulit pada manusia.
g. Batas antara lapisan stratosfer dan lapisan di atasnya disebut stratopause.

Lapisan stratosfer dibagi dalam tiga bagian yaitu :

1. Lapisan udara isoterm; terletak antara 12 – 35 km dpl, dengan suhu       udara – 50 oC sampai -55 oC.

2. Lapisan udara panas; terletak antara 35 – 50 km dpl, dengan suhu – 50 oC sampai + 50 oC.

3. Lapisan udara campuran teratas; terletak antara 50 – 80 km dpl, dengan suhu antara +50 oC sampai -70 oC karena pengaruh sinar ultraviolet, Pada ketinggian 30 km oksigen diubah menjadi ozon hingga kadarnya akan meningkat dari 5 menjadi 9 x 10-2 cc di dalam 1 m3.

Mesosfer

Ini membentang dari 50 km hingga sekitar 80 sampai 85 km. Suhu udara yang terkandung dalam lapisan ini Bumi menurun dengan peningkatan ketinggian. Sebagian besar meteor dan fragmen batuan terbakar di lapisan ini sebelum mereka dapat memasuki atmosfer bumi.

a. Berada pada ketinggian 50 hingga 85 km.
b. Semakin tinggi tempat, suhu semakin rendah.
c. Pada lapisan mesosfer, sebagian meteor terbakar dan terurai sehingga melindungi bumi dari hujan meteor.
d. Batas antara lapisan mesosfer dan lapisan di atasnya disebut mesospause.
4. Lonosfer
a. Merupakan lapisan yang panas sehingga disebut pula sebagai lapisan termosfer.
b. Merupakan lapisan tempat terjadinya ionisasi atom-atom udara oleh radiasi sinar X dan sinar ultraviolet yang dipancarkan oleh radiasi sinar matahari.
c. Berperan dalam hubungan komunikasi manusia. Lapisan ini memantulkan gelombang radio yang dipancarkan dari bumi sehingga dapat diterima kembali pada bagian bumi yang jauh.
d. Batas antara lapisan termosfer dan lapisan di atasnya disebut termospause.
e. Pada lapisan ionosfer ini terdapat pula sinar kutub (aurora) yang muncul di kala fajar atau petang.

Berada di atas mesopouse dengan ketinggian sekitar 75 km sampai pada ketinggian sekitar 650 km. Pada lapisan ini, gas-gas akan terionisasi, oleh karenanya lapisan ini sering juda disebut lapisan ionosfer. Molekul oksigen akan terpecah menjadi oksegen atomik di sini. Proses pemecahan molekul oksigen dan gas-gas atmosfer lainnya akan menghasilkan panas, yang akan menyebabkan meningkatnya suhu pada lapisan ini. Suhu pada lapisan ini akan meningkat dengan meningkaknya ketinggian. Ionosfer dibagi menjadi tiga lapisan lagi, yaitu :

1. Lapisan Udara E

Terletak antara 80 – 150 km dengan rata-rata 100 km dpl. Lapisan ini tempat terjadinya proses ionisasi tertinggi. Lapisan ini dinamakan juga lapisan udara KENNELY dan HEAVISIDE dan mempunyai sifat memantulkan gelombang radio. Suu udara di sini berkisar – 70 oC sampai +50 oC.

2. Lapisan udara F

Terletak antara 150 – 400 km. Lapisan ini dinamakan juga lapisan udara APPLETON.

3. Lapisan udara atom

Pada lapisan ini, benda-benda berada dalam lbentuk atom. Letaknya lapisan ini antara 400 – 800 km. Lapisan ini menerima panas langsung dari matahari, dan diduga suhunya mencapai 1200 oC.

Termosfer

Terbentang dari sekitar 85 km ke lebih dari 640 km, suhu udara di lapisan ini meningkat seiring dengan ketinggian. Hal ini relatif tipis dan ini adalah di mana ruang orbit pesawat ulang. Sebuah perubahan kecil dalam energi dapat menyebabkan perubahan besar dalam suhu udara lapisan ini. Suhu di lapisan ini dapat naik hingga 1.500 derajat Celcius atau lebih tinggi.

Ionosfer

Itu bagian dari atmosfer, yang terionisasi oleh radiasi matahari, yang dikenal sebagai ionosfer. Seperti beberapa ilmuwan menyebutnya ionosfer merupakan perluasan dari termosfer, ionosfer tidak dapat dianggap sebagai lapisan atmosfer terpisah. Ionosfer merupakan sekitar 0,1% dari massa atmosfer. Ia membentuk lapisan dalam magnetosfer, atau hanya, lingkup pengaruh gaya magnet / gravitasi bumi. Ini memberikan kontribusi untuk penyebaran sinyal radio ke tempat yang jauh di bumi. Hal ini mencerminkan gelombang radio kembali ke bumi, sehingga memfasilitasi komunikasi radio.

Eksosfer

Ini adalah di mana atmosfer bumi memenuhi luar angkasa. Ini merupakan rumah bagi partikel yang bergerak bebas yang dapat bermigrasi dari magnetosfer. Hal ini berkisar dari sekitar 500-1000 km sampai 10.000 km. Eksosfer adalah batas atas atmosfer. Lapisan ini adalah di mana atom dan molekul melarikan diri ke ruang angkasa. Suasana menjadi sangat tipis pada lapisan ini.

a. Merupakan lapisan terluar dari atmosfer.
b. Kandungan gas utama adalah hidrogen dengan kerapatan semakin berkurang sampai hampir habis di ambang angkasa luar.

Bumi dikelilingi oleh atmosfer yang terdiri dari berbagai lapisan. Setiap lapisan memiliki signifikansi ditandai karena konstituennya. Ini adalah atmosfer bumi yang merupakan rumah bagi amplop sangat penting dari lapisan ozon. Ini adalah suasana yang memungkinkan komunikasi melintasi dan melampaui dunia ini. Atmosfer adalah lapisan pelindung bumi ini. Ini adalah perisai yang melindungi planet bumi kita dan kita, penduduk dunia.

Related Posts

This Post Has One Comment

Comments are closed.