Pengertian Polimerisasi – Berikut penjelasannya

Pada postingan kali ini pengertian polimerisasi menjadi ulasan, dengan maksud memberikan sedikit informasi berkaitan dengan yang disebut polimerisasi, yang mungkin akan sedikit memberikan pencerahan bagi yang ingin mengetahuinya. Dan untuk lebih jelasnya lagi berkaitan dengan pengertian polimerisasi langsung saja simak ulasan berikut ini semoga bermanfaat!

Polimerisasi adalah reaksi yang membentuk rantai polimer organik yang tidak pendek serta berulang kali. Macam-macam sistem polimerisasi diantaranya, sistem adisi-kondensasi serta sistem pertumbuhan rantai bertahap. Jenis lain dari polimerisasi ialah polimerisasi membuka cincin yang sama serta polimerisasi rantai.

Polimerisasi kondensasi serta polimerisasi adisi merupakan dua reaksi polimerisasi jenis utama. Bentuk reaksi dengan keadaan monomer yang dimilikinya mengalami perubahan reaksi bergantung terhadap struktur yang dimilikinya. Sebuah polimer adisi mempunyai atom yang serupa layaknya monomer pada unit ulangnya, sementara polimer kondensasi memuat atom yang agak lebih sebab terciptanya produk sampingan sepanjang terjadinya mekanisme polimerisasi.

Klasifikasi polimer

Walaupun sebutan polimer lebih familiar merujuk pada plastik, namun polimer sebetulnya tersusun dari banyak lapisan bahan alami serta sintetik dengan karakter serta fungsi yang bervariasi. Materi polimer alami misalnya shellac serta amber sudah dipakai dalam beberapa abad. Kertas dibuat berasal dari selulosa, suatu polisakarida yang berlangsung secara alami yang dijumpai pada tumbuhan. Biopolimer misalnya, protein serta asam nukleat memiliki peran berarti dalam mekanisme biologi.

Berdasarkan sumbernya

1. Polimer alami : kulit binatang, karet alam, kayu, rambut, kapas,

2. Polimer sintetis

  • Tak tersedia secara alami, seperti: polipropilen, poliester, nylon, polistiren
  • Yang ada di alam namun diproduksi dengan mekanisme buatan: karet sintetis
  • Polimer alami modifikasi: seluloid, cellophane (bahan bakunya berasal dari selulosa namun sudah mengalami perubahan secara radikal sehingga sifat-sifat kimia serta fisika mulanya hilang)

Related Posts