Jenis-Jenis Legenda

Mirip dengan mitos, legenda adalah prosa rakyat yang dianggap oleh yang empunya cerita sebagai sesuatu yang benar-benar terjadi. Bedanya dengan mitos, tokoh dalam legenda bersifat duniawi. Terdapat eberapa ciri legenda diantaranya.

1. Bersifat duniawi, artinya bertempat di dunia seperti yang kita kenal sekarang dan terjadi pada masa yang belum terlampau lama.
2. Di tokohi oleh manusia, yang ada kalanya memiliki sifat dan kekuatan yang luar biasa, serta seringkali dibantu oleh mahluk-mahluk gaib.

3. Milik bersama suatu komunitas tempat legenda tersebut lahir.
4. Sering mengalami penyimpangan dari versi sebelumnya (terutama karena tidak ditulis).
5. Di wariskan secara turun temurun.
6. Banyak mengandung ajaran tentang kebaikan dan kejahatan sehingga dapat dijadikan pedoman hidup.

Jenis Legenda

1. Legenda keagamaan

Legenda keagamaan, yaitu legenda yang berkisah tentang para pemuka agama. Contoh, legenda Wali Songo. Para Wali Songo adalah tokoh-tokoh yang penting dalam penyebaran agama islam, terutama di Jawa. Mereka dikisahkan memiliki kemampuan melebihi manusia biasa (sakti), seperti menyembuhkan orang sakit dan menaklukan penjahat dengan mudah tanpa perlawanan.

2. Legenda alam gaib

Sesuai namanya, legenda ini berbentuk kisah yang benar-benar terjadi atau pernah dialami manusia sehubungan dengan mahluk gaib, hantu, siluman, genderuwo, gejala-gejala alam gaib, sundel bolong, nyi blorong, dan sebagainya.

Fungsinya adalah meneguhkan kebenaran dan kepercayaan terhadap alam gaib yang sering disebut takhayul. Contoh, legenda mandor Kebun Raya Bogor yang lenyap begitu saja saat bertugas di kebun itu, yang menurut penduduk setempat di sebabkan karena melangkahi setumpuk batu-batu bekas pintu gerbang Kerajaan Pajajaran.

3. Legenda perorangan

Legenda perorangan adalah kisah tentang orang-orang tertentu dan dianggap benar-benar terjadi. Contoh, legenda tentang cerita Panji (jawa timur). Panji adalah seorang Pangeran dari Kerajaan Kahuripan yang senang sekali menyamar menjadi orang biasa untuk mengetahui keadaan rakyatnya. Contoh lain, Sabai nan Aluih dan Si Pahit Lidah dari Sumatra, Si Pitung dan Nyai Dasima, dari Jakarta, Lutung Kasarung dari Jawa Barat, Rara Mendut dan Jaka Tingkir dari Jawa Tengah, Suramenggolo dari Jawa Timur, serta Jayaprana dan Loyansari dari Bali.

4. Legenda tempat (lokasi)

Legenda tempat adalah kisah yang berhubungan dengan nama suatu tempat atau bentuk topografi suatu daerah, legenda ini berkembang hampir di semua tempat di indonesia. Contoh leganda terjadinya Danau Toba di Sumatra, leganda Gunung Tangkuban Perahu di Jawa Barat, legenda asal usul nama kota Banyuwangi.

Related Posts