Apa yang membedakan pelepasan melalui lisis sel dan pelepasan non-lisis?

Pelepasan melalui lisis sel dan pelepasan non-lisis adalah dua mekanisme yang berbeda dalam bagaimana virus keluar dari sel inang setelah replikasi selesai. Berikut adalah perbedaan antara keduanya:

Pelepasan melalui lisis sel:

  • Dalam pelepasan melalui lisis sel, virus menyebabkan kerusakan dan pecahnya sel inang yang mengakibatkan kematian sel.
  • Setelah virion-virion baru terbentuk dan dirakit di dalam sel inang, jumlah virion yang besar menekan dan merusak dinding sel inang yang melemahkan atau memecahkannya.
  • Virus kemudian dilepaskan ke lingkungan ekstraseluler bersama dengan komponen sel inang yang rusak, termasuk sisa-sisa sel dan bahan seluler.
  • Pelepasan melalui lisis sel sering kali menyebabkan kerusakan jaringan yang signifikan dan dapat memicu respons imun yang kuat.

Pelepasan non-lisis:

  • Dalam pelepasan non-lisis, virion-virion yang baru terbentuk dilepaskan dari sel inang tanpa menyebabkan kerusakan atau kematian sel.
  • Virion-virion terkumpul dan terakumulasi di dalam sel inang yang masih utuh, dan kemudian dilepaskan melalui pelepasan eksositosis.
  • Proses pelepasan eksositosis melibatkan penggabungan vesikel yang mengandung virion dengan membran sel inang dan melepaskan virion ke lingkungan ekstraseluler melalui pelepasan vesikel.
  • Sel inang tetap utuh dan terus hidup setelah pelepasan non-lisis, dan proses ini dapat berlanjut secara berulang dengan infeksi virus yang berkelanjutan.

Pelepasan melalui lisis sel dan pelepasan non-lisis adalah dua mekanisme yang berbeda dalam bagaimana virus keluar dari sel inang. Pilihan mekanisme pelepasan ini dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk jenis virus, jenis sel inang, dan kondisi lingkungan.

Topik terkait

Related Posts