Ciri-ciri Angiospermae secara ringkas

Angiospermae yang dikenal sebagai tumbuhan berbunga milik Filum Angiospermophyta. Nama ini berasal dari kata Latin “Angi” yang berarti “tertutup” dan kata Yunani “Sperma” yang berarti “benih”. Angiospermae dianggap bentuk dominan tumbuhan hidup yang terdiri dari sekitar 230.000 spesies yang. Ini menempati sebagian besar situasi ekologi dan pemandangan alam. Di daerah tropis, hampir dua-pertiga dari mereka yang cepat dibasmi oleh para penebangan dan kegiatan manusia lainnya.

Tumbuhan berbunga memiliki klasifikasi ilmiah yang dibagi menjadi dua kelas:
Kelas Magnoliopsida (Dikotil) – dikenal sebagai dikotiledon
Kelas Liliopsida (Monokotil) – lebih tepat dikenal sebagai monokotiledon
Angiospermae memiliki 1000 spesies yang memiliki kepentingan ekonomi dan hanya 15 spesies sebagai penyedia makanan dunia, namun masih ada ratusan dari mereka yang masih diselidiki dan dikembangkan.

Ciri – ciri morfologis Angiospermae

  1. Kormofita sejati
  2. Bunga memiliki kelopak, mahkota, benangsari, dan putik
  3. Daun tunggal atau majemuk, bentuk daun pipih, lebar, dan memiliki sistem pertulangan daun beranekaragam
  4. Akar tunggang atau serabut
  5. Batang bercabang / tdk becabang
  6. Bakal biji tdk tampak, terlindung dalam daun buah atau putik
  7. Pembuahan ganda, pembentukan embrio dan endosperm berlangsung dalam waktu yang hampir bersamaan

Ciri Khusus Angiospermae

Tumbuhan berbunga dibedakan dari kelompok lain berdasarkan apomorfi (ciri-ciri terwariskan) yang khas dikembangkan oleh kelompok ini. Kebanyakan ciri-ciri ini terletak pada bagian reproduktif. Berikut adalah ciri-ciri tersebut:

Bunga

Disebut sebagai tumbuhan berbiji tertutup dikarenakan bakal biji yang dimiliki tumbuhan ini dilindungi oleh daun buah. Pada tumbuhan ini juga telah memiliki bunga yang sesungguhnya, memiliki bentuk dan susunan urat daun yang beranekaragam. Ada daun yang pipih, sempit, ataupun lebar, dan susunan urat daunnya ada yang menyirip, menjari, melengkung, ataupun sejajar seperti pita. Alat perkembangbiakan secara generatif berupa bunga. Macam-macam bunga:

1) Bunga lengkap

Merupakan bunga yang memiliki semua bagian bunga tanpa terkecuali, yaitu tangkai bunga, kelopak bunga, mahkota bunga, benang sari, dan putik.

Contohnya adalah bunga mawar, melati (Jasminum sambac), dan bunga sepatu. 2) Bunga tidak lengkap Merupakan bunga yang tidak memiliki salah satu bagian bunga. Contohnya adalah bunga tanaman rumput-rumputan yang tidak memiliki mahkota bunga. 3) Bunga sempurna Merupakan bunga yang memiliki benang sari dan putik sekaligus, selain itu juga memiliki bagian-bagian bunga yang lain. Contohnya adalah bunga sepatu.

4) Bunga tidak sempurna

Merupakan bunga yang hanya memiliki benang sari atau hanya memiliki putik saja, selain itu juga memiliki bagian-bagian bunga yang lain. Contohnya adalah bunga salak, bunga kelapa, jagung, dan melinjo. Bunga yang hanya memiliki benang sari biasa disebut juga sebagai bunga jantan dan bunga yang hanya memiliki putik saja biasa disebut sebagai bunga betina.

Benang sari

Stamen atau benang sari jauh lebih ringan daripada organ dengan fungsi serupa pada tumbuhan berbiji terbuka (yaitu strobilus). Benang sari telah berevolusi untuk dapat beradaptasi denganpenyerbuk dan untuk

mencegah pembuahan sendiri. Adaptasi ke arah ini juga memperluas jangkauan ruang hidupnya.

Ukuran gametofit jantan sangat tereduksi

Gametofit jantan yang sangat tereduksi (berada dalam serbuk sari dan hanya terdiri dari tiga sel) sangat membantu mengurangi waktu antara penyerbukan, di saat serbuk sari mencapai organ betina, dan pembuahan. Selang waktu normal antara kedua tahap tersebut biasanya 12-24 jam. Pada Gymnospermae waktu yang diperlukan untuk hal tersebut dapat mencapai setahun.

Karpela menutup rapat bakal biji

Karpela atau daun buah rapat membungkus bakal biji atau ovulum, sehingga mencegah pembuahan yang tidak diinginkan. Sel sperma akan dikontrol oleh putik untuk membuahi sel telur (ovum). Setelah pembuahan, karpela dan beberapa jaringan di sekitarnya juga akan berkembang menjadi buah. Buah berfungsi adaptif dengan melindungi biji dari perkecambahan yang tidak diinginkan dan membantu proses penyebaran ke wilayah yang lebih luas.

Ukuran gametofit betina sangat tereduksi

Sebagaimana pada gametofit jantan, ukuran gametofit betina juga sangat berkurang menjadi hanya tujuh sel dan terlindung dalam bakal biji. Ukuran yang mengecil ini membantu mempercepat perkembangan hidup tumbuhan. Hanya kelompok Angiospermae yang memiliki perilaku semusim dalam proses kehidupannya. Perilaku ini membuatnya sangat mudah menjelajah lungkang yang jauh lebih luas.

Endosperma

Pembentukan endosperma pada biji adalah ciri khas Angiospermae yang sangat mendukung adaptasi karena melengkapi embrio atau kecambah dengan cadangan makanan dalam perkembangannya. Endosperma secara fisiologis juga memperkuat daya serap biji akan hara yang diperlukan tumbuhan muda dalam perkembangannya.

Reproduksi

Alat perkembangbiakan generatif berupa bunga. Bunga lengkap adalah bunga yang tersusun atas kelopak bunga, mahkota bunga, benangsari, serta putik. Organ reproduksi jantan berupa benangsari/stamen terdiri dr kepala sari (anthera) Organ reproduksi betina berupa putik.

ovum pinus
ovum pinus

 

Bagian dari Angiospermae

Angiospermae beradaptasi dengan baik pada habitat darat karena jaringan pembuluh angkut mereka berkembang dengan baik. Mereka memiliki trakheid untuk transportasi air dan pembuluh xilem adalah jaringan kayu yang berfungsi sebagai dukungan mekanik yang menghantarkan air dan garam anorganik ke seluruh tubuh tumbuhan yang lebih tinggi. Organ reproduksi mereka ditemukan dalam bunga mereka, struktur rumit yang biasanya dilindungi oleh lingkaran daun berwarna yang telah dimodifikasi dan menarik, sementara benih mereka diapit buah.

bagian-bagian bunga
bagian-bagian bunga

Ada bunga terdiri dari serangkaian sepal; itu adalah daun atau batang yang dimodifikasi yang berwarna hijau. Benang sari berada pada rangkaian ketiga, yang merupakan bagian jantan penghasil serbuk sari bunga. Di sisi lain, karpel yang merupakan rangkaian terdalam adalah struktur betina dari bunga yang menghasilkan benih dan sebagian besar menyatu ke dalam struktur yang disebut putik.

Setelah penyerbukan dan pembuahan telur, biji dalam ovula dikembangkan. Benih dan ovula tidak hanya ditemukan pada angiospermae, tetapi juga dalam gimnospermae yang juga dikenal sebagai “benih telanjang” tumbuhan seperti sikas, konifer dan gingko.

Klasifikasi tumbuhan sesuai dengan habitat atau ukuran dan sifat dari batang:

  • Pohon-Sebuah pohon kayu besar dengan batang utama tunggal yang berbeda atau batang, mereka biasanya tumbuhan tertinggi. Pohon dianggap tumbuhan tahunan karena mereka dapat hidup selama setidaknya tiga tahun.
  • Semak- Sebuah tumbuha kayu pendek lebih kecil dari pohon dengan beberapa batang yang timbul dari atau dekat tanah, mereka juga dianggap tumbuhan tahunan, meskipun perbedaan besar adalah bahwa semak lebih pendek dari pohon. Mereka dapat tumbuh bahkan di daerah terdingin dan terkering di bumi. Semak bisa hijau atau gugur.
  • Herba- Sebuah tumbuhan lunak yang relatif pendek dan hidup singkat yang tidak mengembangkan jaringan kayu permanen di atas tanah. Herba bisa tahunan, dua tahunan atau tahunan.
  • Tumbuhan merambat- tumbuhan yang fleksibel dan jaringan yang lemah yang memiliki bentuk panjang, ramping dan tunas yang merayap di tanah atau memanjat benda tegak untuk dukungan yang berkembang pesat; anggur menggunakan duri, sulur, atau kail merayap dan struktur jangkar untuk memaksimalkan paparan sinar matahari untuk memperkuat dukungan mereka.

Klasifikasi

Ciri-ciri Monokotil Ciri-ciri Dikotil
  • Akar serabut
  • Batang beruas
  • Bentuk daun
  • Tulang daun sejajar / melengkung
  • Kelopak / mahkota berjumlah 3 ato kelipatannya
  • Biji satu kotiledon /berkeping satu
  • Tidak berkambium
  • Ujung akar dilindungi kaliptra

 

  • Akar tunggang
  • Batang bercabang, ada yg keras, berair
  • Bentuk daun …..
  • Tulang daun menyirip/menjari
  • Bagian bunga 5 / kelipatannya
  • Biji berkeping dua
  • Akar dan batang berkambium
  • Ujung batang dan ujung akar tdk ada pelindungnya

 

Related Posts