Ikatan Kovalen adalah: Pengertian dan contoh

Ikatan kovalen adalah peningkatan probabilitas untuk menemukan elektron antara dua atom yang dihasilkan dari berbagi elektron. Atom akan secara kovalen berikatan dengan atom lain untuk mendapatkan stabilitas lebih, yang diperoleh dengan membentuk kulit elektron penuh. Dengan berbagi sebagian besar elektron terluar mereka, atom dapat mengisi kulit elektron terluarnya dan mendapatkan stabilitas. Nonlogam akan dengan mudah membentuk ikatan kovalen dengan nonlogam lainnya untuk memperoleh stabilitas, dan dapat membentuk di mana saja antara satu hingga tiga ikatan kovalen dengan nonlogam lainnya tergantung pada berapa banyak elektron valensi yang mereka miliki. Meskipun dikatakan bahwa atom berbagi elektron ketika mereka membentuk ikatan kovalen, mereka biasanya tidak berbagi elektron secara merata.

Pengantar

Hanya ketika dua atom dari unsur yang sama membentuk ikatan kovalen, maka elektron-elektron yang dibagi itu benar-benar terbagi rata di antara atom-atom itu. Ketika atom dari berbagai elemen berbagi elektron melalui ikatan kovalen, elektron akan lebih tertarik ke arah atom dengan elektronegativitas yang lebih tinggi sehingga menghasilkan ikatan kovalen polar. Bila dibandingkan dengan senyawa ion, senyawa kovalen biasanya memiliki titik leleh dan titik didih yang lebih rendah, dan cenderung larut dalam air. Senyawa kovalen dapat berbentuk gas, cair, atau padat dan tidak menghantarkan listrik atau panas. Jenis-jenis ikatan kovalen dapat dibedakan dengan melihat struktur titik molekul Lewis. Untuk setiap molekul, ada nama yang berbeda untuk pasangan elektron, tergantung apakah itu dibagi atau tidak. Sepasang elektron yang dibagi antara dua atom disebut pasangan ikatan. Sepasang elektron yang tidak dibagi antara dua atom disebut pasangan elektron bebas.

Aturan oktet

Aturan Oktet mengharuskan semua atom dalam molekul memiliki 8 elektron valensi – baik dengan berbagi, kehilangan atau mendapatkan elektron – untuk menjadi stabil. Untuk ikatan kovalen, atom cenderung berbagi elektronnya satu sama lain untuk memenuhi Aturan Oktet. Ini membutuhkan 8 elektron karena itu adalah jumlah elektron yang diperlukan untuk mengisi orbital s dan p (konfigurasi elektron); juga dikenal sebagai konfigurasi gas mulia. Setiap atom ingin menjadi sama stabilnya dengan gas mulia yang memiliki kulit valensi terluarnya terisi karena gas mulia memiliki muatan 0. Meskipun penting untuk mengingat “angka ajaib”, 8, perhatikan bahwa ada banyak pengecualian aturan oktet.

Contoh: Seperti yang dapat Anda lihat dari gambar di bawah, Fosfor hanya memiliki 5 elektron di kulit terluarnya (dicetak tebal merah). Argon memiliki total 8 elektron (dicetak tebal merah), yang memenuhi Aturan Oktet. Fosfor perlu mendapatkan 3 elektron untuk memenuhi Aturan Oktet. Ia ingin menjadi seperti Argon yang memiliki kulit valensi luar penuh.

Ikatan kovalen adalah ikatan yang terbentuk ketika elektron dibagi diantara atom-atom. Artinya masing-masing atom tidak ada yang benar-benar memiliki elektron tersebut (seperti yang terjadi pada atom yang membentuk ikatan ion).  Ikatan kovalen tunggal terjadi ketika dua elektron dibagi (satu dari setiap atom). Ikatan kovalen ganda terbentuk ketika empat elektron dibagikan sedangkan ikatan kovalen tripel terjadi ketika enam elektron dibagikan.

Apabila kedudukan atom yang berbagi elektron sifatnya sama, seperti pada molekul gas oksigen (dua atom oksigen menbentuk O2), elektron dibagi secara merata dan ikatan yang terjadi adalah ikatan kovalen nonpolar.

Apabila atom-atomnya berbeda, seperti pada molekul air (H2O), inti yang lebih besar dari atom oksigen mengeluarkan daya tarik yang lebih besar pada elektron yang dibagikan daripada satu proton yang membentuk inti hidrogen. Dalam hal ini, ikatan kovalen polar terbentuk karena adanya penyebaran elektron yang tidak sama, membentuk daerah-daerah didalam molekul yang mempunyai muatan positif maupun negatif (atau kutub).

Pengertian Ikatan Kovalen

 

ikatan kovalen polar
ikatan kovalen polar

Jenis Ikatan Kovalen

Ikatan Kovalen Tunggal

Ikatan kovalen tunggal adalah ikatan kovalen yang melibatkan penggunaan 1 pasangan elektron (2 elektron) oleh dua atom yang saling berikatan. Dengan kata lain, hanya terdapat 1 pasangan elektron ikatan. Penggunaan pasangan elektron dalam ikatan kovalen dapat digambarkan dengan struktur Lewis. Struktur Lewis menggambarkan jenis atom-atom dalam molekul dan caranya atom-atom tersebut terikat satu sama lain. contoh : Ikatan yang terjadi pada HF.

Contoh Soal :

1. Tuliskan pembentukan ikatan yang terjadi pada zat-zat berikut.

a. Antara atom 1H dan 6C pada senyawa CH4

Solusi 1a.

Konfigurasi elektron 1H: 1 sehingga elektron valensinya = 1. Untuk mencapai konfigurasi elektron yang stabil (sesuai kaidah duplet), diperlukan 1 elektron. 6C: 2,4 sehingga elektron valensinya =4. Untuk mencapai konfigurasi elektron yang stabil (sesuai kaidah oktet), diperlukan 4 elektron. Maka struktur lewis pembentukan CH4:

ch4

Ikatan Kovalen Rangkap

Ikatan kovalen rangkap adalah ikatan kovalen yang melibatkan penggunaan bersama 2 pasangan elektron (4 elektron) oleh dua atom yang saling berikatan. Dengan kata lain, terdapat dua pasangan elektron ikatan.
Contoh : Pembentukan ikatan pada molekul O2

o2

Contoh Soal:

1. Tuliskan pembentukan ikatan yang terjadi pada molekul CO2.

solusi :

6C: 2,4 sehingga elektron valensinya =4. Untuk mencapai konfigurasi elektron yang stabil (sesuai kaidah oktet), diperlukan 4 elektron. 8O: 2, 6; sehingga elektron valensinya= 6. Untuk mencapai konfigurasi elektron yang stabil (sesuai kaidah oktet), diperlukan 2 elektron. Maka struktur lewis pembentukan CO2 dapat juga digambarkan sebagai berikut:

co2

Ikatan Kovalen Rangkap Tiga

Ikatan kovalen rangkap tiga terbentuk jika terjadi penggunaan bersama 3 pasangan elektron (6 elektron) oleh dua atom yang berikatan. Dengan kata lain, terdapat tiga pasangan elektron ikatan.
contoh : Pembentukan ikatan yang terjadi pada molekul N2

Related Posts