4 Batasan Utama Pengendalian

4 Batasan Utama Pengendalian

Keterbatasan utamanya adalah sebagai berikut:

(1) Kesulitan dalam Menetapkan Standar Kualitatif:

Penting untuk dicatat bahwa penetapan standar dimungkinkan jika sifat pekerjaannya kuantitatif tetapi sehubungan dengan pekerjaan yang bersifat kualitatif, penetapan standar agak sulit dan, oleh karena itu, untuk pengukurannya bantuan dari beberapa pihak tidak langsung. standar diambil.

Sumber Gambar : 2.bp.blogspot.com/-Jw04g8Yg3jU/Ta5LN45Gv3I/AAAAAAAAJks/2B003.jpg

Misalnya, pekerjaan mengukur semangat tinggi karyawan bersifat kualitatif. Tidak bisa diukur secara langsung.

Untuk mengukurnya tingkat perputaran tenaga kerja, tingkat ketidakhadiran, tingkat perselisihan, dll dapat dipertimbangkan. Jika semua tarif tersebut memiliki persentase yang lebih tinggi, maka dapat dikatakan bahwa semangat kerja karyawan dalam organisasi tidak tinggi. Dengan demikian jelas bahwa standar kuantitatif tidak dapat ditetapkan untuk semua pekerjaan dan standar kualitatif tidak sepenuhnya benar.

(2) Tidak Ada Kontrol atas Faktor Eksternal:

Tidaklah benar jika dikatakan bahwa seorang manajer dengan menjalankan fungsi pengendalian akan dapat menegakkan disiplin yang utuh dalam organisasi.

Seorang manajer dapat mengontrol faktor internal (seperti tenaga kerja, material, mesin, dll.) tetapi tidak mungkin mengontrol faktor eksternal (seperti kebijakan pemerintah, perubahan teknis, persaingan, dll.) Oleh karena itu, situasi disiplin mutlak tidak dapat dibangun.

(3) Perlawanan dari Karyawan:

Lingkungan bisnis mengalami perubahan yang konstan. Teknik pengendalian terbaru harus digunakan untuk menghadapi perubahan ini. Namun, karyawan menentang teknik ini.

Misalnya, jika aula tempat karyawan bekerja dilengkapi dengan CCTV (Close Circuit TV) untuk mengontrol aktivitasnya, mereka pasti akan menentang langkah tersebut.

(4) Urusan Mahal:

Untuk mengimplementasikan proses pengendalian banyak uang, waktu dan upaya diperlukan. Organisasi kecil tidak dapat menanggung pengeluaran seperti itu. Oleh karena itu, mereka berguna hanya untuk organisasi besar dan untuk organisasi kecil mereka hanyalah barang mewah. Manajer harus menggunakan hanya teknik pengendalian yang menghasilkan keuntungan lebih dari biaya mereka.

Related Posts