Iklan sebagai Media Promosi Produk

Darimana sejarah iklan bermula? Iklan adalah fenomena kontemporer abad 20, namun cikal bakal periklanan sesungguhnya sudah ada sejak berabad-abad lalu. Periklanan dalam arti sederhana diawali ketika orang mulai hidup pada kelompok-kelompok kecil dan mencoba mempengaruhi orang lain untuk membeli barang komoditas sehari-hari. Selanjutnya periklanan semakin meluas berkat pengembangan teknologi mesin cetak di Eropa pada tahun 1455 dan gelombang Revolusi Industri pada abad 18 yang mempercepat akses bisnis dan memperluas pasar industri.
Dalam kehidupan sehari-hari,tentu tidak asing dengan hal yang bernama iklan.Apa itu iklan?Secara sederhana,iklan didefinisikan sebagai pesan yang menawarkan suatu produk yang ditujukan oleh suatu masyarakat lewat suatu media.Namun,untuk membedakanya dengan pengumuman biasa,iklan lebih diarahkan untuk membujuk orang supaya membeli.
Salah satu media promosi yang efektif dalam memasarkan berbagai produk kepada konsumen adalah iklan,karena iklan mempunyai daya jangkau yang luas dan masif(utuh dan bisa memasarkan produk secara besar-besaran).
Tujuan dari iklan itu sendiri adalah untuk memperkenalkan suatu produk,baik barang maupun jasa kepada masyarakat,guna menarik perhatian masyarakat untuk mengenali,membeli,hingga mengonsumsi atau menggunakan produk yang diiklankan.
  Iklan juga mempunyai beberapa fungsi,yaitu sebagai berikut:
 1. Sebagai media informasi (menyampaikan info produk baru,ciri ciri,dan lain-lain).
 2. Sebagai media persuasi (mengarahkan konsumen untuk membeli)
 3. Sebagai media pengingat (iklan mengingatkan konsumen tentang produk tertentu agar selalu menggunakan produk tersebut)
Iklan dapat ditemukan dibeberapa media,bisa dimedia cetak seperti majalah dan koran,media elektronik seperti televisi dan radio,ataupun media luar seperti baliho atau banner (spanduk).
 Banyak orang yang sukses dengan memasarkan produk lewat iklan,bahkan pada jaman sekarang orang orang sangat tertarik kepada suatu produk yang benar-benar sering diiklankan,untuk itu persaingan dibidang iklan pun memang semakin tajam sejak adanya televisi.Namun media cetak tetap memiliki pangsa pasar tersendiri dan tetap menjadi target produsen dalam mengiklankan produknya.

Related Posts